Lagi.. kenyataan bahwa Allah SWT lah Dzat yang maha membuat rencana yang jauh lebih hebat dari siapapun di dunia ini, terjadi padaku. Namun kali ini,. aku merasakannya jauh lebih indah dari semua yang pernah aku terima dari-Nya. Rencana indah itu hadir lewat sosok wanita yang tiba2 datang dan memberikan apa yang pernah aku hilangkan untuk orang lain.
Pertama kali bertemu dan mengenalnya 2 tahun silam, aku telah memberikan pandangan yang kurang menyenangkan untuknya. Kala itu,. aku terlalu percaya dengan mata ini untuk melihatnya. Astaghfirullahaladzim,. andai mata ini mampu berwujud manusia, maka ia adalah orang yang paling sering menipuku. Karena ternyata, ia jauh lebih indah dari apa yang aku prasangkakan. Semakin aku mengenalnya,. semakin terbukti bahwa aku salah menilainya.
Meski demikian,. tidak ada sesuatu spesial yang terjadi di antara dia dan aku. Sampai akhirnya kami dipertemukan kembali pada satu waktu dimana aku benar2 kehilangan seseorang yang pernah mendapati cintaku penuh. Ketika apa yang aku pernah rencanakan dengan begitu matang dan indah, tiba2 hilang dan menguap begitu saja.
.
.
Ia datang dengan kondisi yang tidak jauh berbeda denganku,. Namun justeru,. luka inilah yang menyatukanku dengannya. Aku tidak tahu apakah harus murka dan marah pada mereka yang pernah memperlakukan kami sebegitu buruknya. Atau justeru aku harus berterima kasih karena luka yang mereka tinggalkan malah menyatukan kami jauh lebih erat dan mempesona dari apa yang pernah kami alami bersama mereka.
Kini, aku siap melanjutkan kembali hidupku yang sempat terhenti tanpa arti. Aku pun bersyukur, tak lagi kudapati padanya, wajah sedih di pagi hari,. tubuh tak bersemangat di siang hari,. mata nanar di sore hari,. ato tangis kesedihan di malam hari. Yang ada adalah sapaan "Sayang" lewat Communicator, "Gombalan OVJ" melalui telepon kantor, atau "obrolan indah masa depan" via telepon genggam.
Ya Allah SWT, terima kasih telah mengirimku
Anugerah terindah yang pernah kumiliki,...

Adakalanya yg terindah bukanlah yg terbaik, dan adakalanya yang sempurna blm tntu membahagiakan...
BalasHapussudah sepatutnya kita Mensyukuri apa yang sudah ada...nice bang....:D
nice quote mbak dewi(y). kata-kata "Adakalanya" mmm..bermakna masih sangat ada ya kemungkinan besar yang terindah dan yg sempurna itu bisa menjadi yang terbaik dan sangat bisa membahagiakan.
HapusJika bisa mendapatkan "nya" kenapa harus mensyukuri yg ada ?(mungkin tdk indah dan sempurna ;)) yang tidak bisa menjadi terbaik dan tidak bisa membahagiakan..
huuuummm....bukan gitu jangan slh pengertian, ne menurutku ja yaw...yang terindah dan sempurna hanya milik-Nya, kan sbg manusia kita tidak ada yg sempurna dan tdk luput dr kesalahan. trusss...'nya' huumm...bahagia tu sederhana, ya dr proses mensyukuri pa yg kita dapatkan sekarang. Klo di jabarkan ntr konteks nya meluas...:D
BalasHapusYang aku tahu,. isteriku adalah semua hal terbaik dan terindah yang pernah terjadi di hidupku,. Saat ini, dan sampai kapanpun, aku tidak butuh apapun lagi. Kehidupanku saat ini bersamanya adalah pencapaian tertinggi yang bisa aku bayangkan. Aku rela menukar apapun untuk tetap memilikinya,. Apapun. Karena dia lah prioritas dari semua list yang kumiliki,.. :)
BalasHapus