Bian cukup lama memperhatikan jarum jam di dinding ruang tamu. Seberkas keheranan sedikit mengusik ketenangan. Rasanya, jarum detik itu bergerak terlampau cepat dari biasanya. Walhasil, dua jarum lainnya pun seolah turut tergerak lebih cepat guna mengimbangi. "Mas ngelamunin apa.?" suara wanita nan lembut tiba2 terdengar dan membuyarkan lamunan. Suara yang sangat familiar di telinganya. "Nggak nglamunin apa2 kog Dek ", balas Bian dengan nada lembut pula. "Udah di cek semuanya kan Mas.? yakin nggak ada yang ketinggalan? tiketnya,. ID, dompet, air minum,.?" tanya wanita itu. "Udah kok Dek,. udah mas cek barusan. InsyaAllah nggak ada yang ketinggalan." jawabnya dengan sedikit senyum tersungging dari bibirnya. Namun tiba2 saja Bian teringat sesuatu, "Astagfirullahaladziim, charger nya,.." tukasnya kemudian sambil bergegas ke kamar untuk menjemput charger handphone LG KE 770 miliknya yang sedikit usang itu. Beberapa saat kemudian Bian terlihat keluar dari kamar sambil menggulung kabel pada badan charger lantas memasukkannya ke dalam tas TheNorthFace biru tua yang tampak lebih bersih dari biasanya. Bian baru menyadari hal ini beberapa saat setelah memasukkan charger ke dalamnya. "Dek nyuci tas mas ya kemaren.?" tanya Bian pada isterinya. "Iya Mas, kemaren aku lihat sudah agak kotor", jawabnya singkat. "Makasih ya De'", timpal Bian. Sang isteri hanya melemparkan senyuman manja kepada Bian tanda kebahagiaan.
"Kalo gitu Mas brangkat dulu ya Dek... Adek jaga diri baik2 di rumah," ucap Bian dengan sedikit rona kesedihan terpancar karena mesti berpisah dari isteri tercinta selama 2 minggu ke depan. Suasana cukup hening beberapa saat. Kemudian dengan sedikit senyum yang nampak berat, sang isteri menjawab, "Iya Mas. Mas juga ati2 di jalan yaa.", sambil mencium tangan sang suami. Kembali suasana hening menyeruak di sela2 kedua insan yang tampak tidak merelakan perpisahan sementara ini. Kedua bola mata yang saling beradu pandang itu tampak berkaca kaca sekarang. Bian coba bergerak mendekat, lantas mendaratkan sebuah kecupan manis di dahi. Berbagai perasaan kini berkecamuk di dada sang isteri. Antara senang, sedih, bahagia, bangga, rindu, semua berkumpul menjadi satu. Mulutnya yang indah kini terkunci rapat. Hampir tidak satu patah katapun mampu terucap. Hanya kedua matanya lah yang kemudian tampak semakin memerah. Tak pelak, air mata sang isteri meleleh tidak terbendung lagi. Bian memandang wajah sang isteri dengan seksama. Berusaha memberikan energi tambahan agar sang isteri tidak terlalu larut dalam kesedihannya. Dipeluknya sang isteri dengan penuh kasih sayang. sang isteri membalas dengan pelukan yang sangat erat seolah tidak ingin melepasnya barang sedetikpun. Momen mengharukan pun seketika tercipta diantara keduanya. Beberapa saat kemudian, Bian melepaskan pelukannya sembari menyeka air mata yang terlanjur tumpah dari pelupuk mata sang isteri.
"Dek jangan nangis gitu ah,. Mas gag mau melihat adek sedih.", ujar Bian untuk menenangkan sang isteri yang masih terlihat rapuh itu. Bian memberikan senyuman kepada sang isteri, mencoba melepaskan diri dari suasana haru itu. Sang isteri kemudian tampak sedikit tegar. Dengan sedikit senyum yang sebenarnya terlihat sangat berat untuk dilakukan, sang isteri membalas senyuman Bian.
Setelah mengucapkan salam tanda perpisahan, perlahan Bian bergerak menjauh untuk kemudian memasuki sebuah mobil Kijang Innova milik sebuah perusahaan jasa travel yang akan mengantarkannya ke bandara Juanda, tanpa sedikitpun melepaskan pandangan dari wajah sang isteri.
Beberapa saat setelah mobil itu bergerak membelah jalan raya dan menjauhi rumah mereka, kembali pecahlah tangis sang isteri. Kesedihan ini tidak tertahankan lagi. Dan tidak ubahnya sang isteri, Bian pun tak kuasa menahan kesedihan ini dan tanpa bisa dibendung lagi, mengalirlah air matanya.
1. amin,.. semoga diwujudkan "cita-cita"-nya
BalasHapus2. nouva bersedia berbagi segulung tissue lho
3. keberangkatan hari minggu lebih cepat sehari lho daripada senin, hehe.. piss!!
1. Amin,. ya robbal'aalamiin. Syukron ya ukhti,.. Btw, lek mampir maneh aku yo ojo ditinggal duoong. Mesti iki Anam sing ngejak ndang cepet2,. hehehe. anyway, gimana neh kesan2 wisata kuliner de lestari nya.? Anda kecewa jangan bilang siapa2, anda puas beritahu semua orang. Hehehe,. promosi terselubung kie,.
BalasHapus2. makasih,.. tapi aku maunya yang paseo yak,.!! hehee udah gratis pake nawar lagi, pisz,.!! ^_^)y
3. Wah,.. lek buat Nova jadi cocok bgt iku. Abis ganti hari senin jadi minggu. Udah,.. tinggal manggil Marshanda aja kalo gitu,.. hehehe.
hayo,.. 3 pertanyaan dah aku jawab. Betul semua kan.? dapet nilai brapa aku..?